Puisi Cinta (Contoh Puisi bertema Cinta Lengkap)

Puisi cinta merupakan puisi yang berisi ugkapan kesukaan hati oleh seseorang terhadap sesuatu atau juga bisa ungkapan kesedihan akan sesuatu. Berikut ini adalah contoh-contoh puisi tentang cinta:

Puisi cinta - contoh puisi cinta lengkap
Puisi cinta – contoh puisi cinta lengkap

Puisi Cinta oleh Bernadeth “aya” Nasrani

Cinta …

Cinta itu ajaib
Kau tak kan tau kapan dia datang
Juga tak pernah mengerti
Kenapa dia datang
Cinta datang tanpa terduga
Cinta datang tanpa kenal batas waktu dan usia

Jangan pernah berharap
Cinta datang saat kau panggil
Dia tak kan menghampiri
Saat dia mendekat padamu,
Kau pun tak mampu mengusirnya
Cinta itu anugerah, bukan pilihan

Cinta tak berkeinginan untuk merusak
Karena cinta selalu menjaga
Cinta pun tak berniat ingin menyakiti
Bukan juga membawa kehancuran
Cinta itu memberi kekuatan

Di dalam cinta selalu ada kesetiaan
Cinta adalah harapan
Cinta seperti air di lautan bebas
Cinta mengalirkan inspirasi
Cinta seperti perpaduan kemilau warna

Cinta itu memesonakan
Kuharap, cinta kan berdiam di hati kita
Selalu untuk selamanya
Semoga ….

Contoh Puisi tentang cinta oleh Chairil Anwar berjudul “Cintaku Jauh di Pulau”

Cintaku jauh di pulau,
gadis manis, sekarang iseng sendiri
Perahu melancar, bulan memancar
Di leher kukalungkan oleh-oleh buat si pacar
Angin membantu, laut terang, tapi terasa
Aku tidak akan sampai padanya
Di air yang tenang di angin mendayu
Di perasaan pengabisan segala maju
Ajal bertakha, sambil berkata
“Tunjukkan perahu ke pangkuanku saja”
Amboi! Jalan sudah bertahun kutempuh!
Perahu yang bersama ‘kan merapuh!
Mengapa ajal memanggil dulu
Sebelum sempat berpeluk dengan cintaku?
Manisku jauh di pulau,
Kalau ku mati, dia mati iseng sendiri
(Semi, 1988:244)

Puisi cinta berjudul “Aku Cinta Kamu”

Saat kupejamkan mataku
pesona- Mu melintas dalam pikirku
saat kubuka kedua mataku
Kauberi aku senyum termanis milik-Mu

Kala ku termenung dalam kesenyapan
Kau temani aku lewati dasah napasku
kala langkahku tanpa arah tujuan
Kaubawa aku dalam lautan teduh-Mu
Jika Kau lihat kesedihan tengah menderaku
Kau beri aku peluk suka cita-Mu
di masa aku penuh kebahagiaan
Kau manjakan aku dengan luapan kasih-Mu
Ketika aku mulai melupakan hadir-Mu
Kau getarkan rindu dalam kalbuku
Ketika aku pun meragukan kesetiaan-Mu
Kau rengkuh hatiku dan berkata,”Aku mencintaimu”

Selalu …..
Kau ulurkan tangan buatku
Kau dekap aku dalam hangat cinta-Mu
Cinta yang suci, tulus dan abadi
terucap janji
kau tak kan terganti

Puisi cinta berjudul “Wujud Cinta” oleh M.M. Rosani

Jika cinta berujud sandal
Akan kupasangkan pada kakimu

Jika cinta berwujud pakaian
Akan kukenakan pada tubuhmu

Jika cinta berwujud topi
Akan kukenakan pada kepalamu

Apapun wujud cinta
Akan menjaga dan melindungimu

Puisi cinta berjudul “Aku Ingin” Karya: Sapardi Djoko Damono

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana dengan
kata yang tak sempat:
diucapkan kayu kepada api yg menjadikannya abu
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana dengan
isyarat yang tak sempat:
disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada

Puis tentang cinta berjudul “Anugerah” Karya: Nugraheni Eko W.

Beginilah rasanya
Memiliki cinta
Tanpa syarat
Tanpa pamrih
Dan
Tanpa sisa
Betapa indahnya
Kuboleh mencinta
Sepenuh jiwa
Segenap rasa
dan
Jujur adanya
Oh, Tuhan
Terima kasih tak terkira
Atas karunia cinta
Bagiku sebagai bunda
Untuk buah hati tercinta
Titipan-Mu yang sangat berharga

(Sumber: Antologi Puisi 21 Penyair Solo, hlm. 73)

Puisi cinta berjudul “Padamu Jua”

Habis kikis
segala cintaku hilang terbang
pulang kembali aku padamu
seperti dahulu
Kaulah kandil kemerlap
pelita jendela di malam gelap
melambai pulang perlahan
sabar, setia selalu.
Satu kekasihku
aku manusia
rindu rasa
rindu rupa.
Di mana engkau
rupa tiada
suara sayup
hanya kata merangkai hati
Engkau cemburu
engkau ganas
mangsa aku dalam cakarmu
bertukar tangkap dengan lepas

Puisi cinta berjudul “Doa” karya Amir Hamzah

Dengan apakah kubandingkan pertemuan kita, kekasihku?
Dengan senja samar sepoi, pada masa purnama meningkat naik, setelah
menghalaukan panas payah terik.
Angin malam menghembus lemah, menyejuk badan, melambung rasa menayang
pikir, membawa angan ke bawah kursimu
Hatiku terang menerima katamu, bagai bintang memasang Ulinnya.
Kalbuku terbuka menunggu kasihmu, bagai sedap malam menyirak kelopak.
Aduh, kekasihku, isi hatiku dengan katamu, penuhi dadaku dengan cayamu, biar
bersinar mataku sendu, biar berbinar gelakku rayu!

Nyanyi Sunyi, Amir Hamzah, 1959: 9

Puisi bertema percintaan “Buah Rindu” oleh Amir Hamzah

Dikau sambur limbur pada senja
Dikau alkamar purnama raya
Asalkan kanda bergurau senda
Dengan adinda tajuk mahkota.

Di tuan rama-rama melayang
Di dinda dendang sayang
Asalkan kanda selang-menyelang
Melihat adinda kekasih abang.

Ibu, seruku laksana pemburu
Memikat perkutut di pohon ru
Sepantun swara laguan rindu
Menangisi kelana berhati mutu.

Kelana jauh duduk merantau
Dibalik gunung dewata hijau
Diseberang laut cermin silau
Tanah Jawa mahkota pulau…

Buah kenanganku entah kemana
Lalu mengembara kesini sana
Haram berkata sepatah jua
Ia lalu meninggalkan beta.

Ibu, lihatlah anakmu muda belia
Setiap waktu sepanjang masa
Duduk termenung berhati duka
Laksana Asmara kehilangan seroja.

Bunda waktu melahirkan beta
Pada subuh kembang cempaka
Adakah ibu menaruh sangka
Bahwa begini peminta anakda?

Wah kalau begini naga-naganya
Kayu basah dimakan api
Aduh kalau begini laku rupanya
Tentulah badan lakaslah fani.

Contoh Puisi cinta berjudul “Sapa Rindu” Karya Renny Marhanny

Ketika rindu kian berat menyapa
Dan wajahmu bergayut di bulu mata
Kalori dalam diri hilang entah berapa
Terdiam, terhuyung betapa nista
Namun kau tetap kukuh teguh
Membuat persendianku runtuh
Dan serat hati menjadi rapuh
Tak tahukah di matamu rinduku berlabuh?

Puisi tentang cinta dengan judul “Rumah” Karya: Toto Sudarto Bachtiar

Kulihat dari cahya bulan di pekarangan
Serambiku kelam dan berudara sepi
Tidak ada suara, tiada pula bayangan
Kecuali sahabatku, semuanya pergi

Terkadang terasa perlunya ke rumah
Atau terasa perlunya tak pulang rumah
Bercerita dan berkaca pada hari-hari kupunya
Di rumahku besar sekali nubuha sebuah kisah

Kalau aku tiba terdengar suara berdetak tiba-tiba
Malu-malu hati sahabatku rupanya ikut bicara
Tanpa tekanan yang mendesak atau tinggi hati
Alangkah cintanya dia padaku

Terkadang sebelum masuk rumah
Aku melihat ke atap dan bertanya-tanya
Adakah dia di dalam, masihkah dia cinta
Alangkah besar rasanya hidup, bila hatiku tak gelisah

Kucari jejak bidadari
di batu-batu sungai
Kucari seperti dalam dongengmu
Nawangwulan yang ayu

Namun perempuan itu
melintas arus yang deras
Namun di hatiku
ada perasaan cemas

Di bukit kalbu itu
suara siapa
Di rumpun bambu itu
bayang-bayang siapa

Aku mandi dan nyanyi
di sungai ini
Aku mencium wangi lumpur
bagaikan kenangan yang kabur

Sumber: Gunoto Saparie, “Sebuah Sungai di Daerah Pegunungan” dalam Rahman, 2002.

Puisi cinta “Gadis Desa” Karya Piek Ardijanto Suprijadi

Siul pagi betapa manis
Mengusap pipi gadis

Dadanya telanjang setengah
Jantungnya di tengah sawah
Wajahnya sumringah

Duilah siapa punya dia
Anak petani orang desa

Padinya sumilir hijau
Orang memandang diri terpukau
Pipit pagi ramai berkicau

Derai-derai angin pagi
Derai hati memandang padi

Mengalun hijau lautan
Tersungging senyum perawan
Ah, gadis manis gadis desa
Jangan pergi ke kota

Sebab, banyak lelaki jalang
Sebab nabi kota banyak curang

Ah, gadis manis gadis desa
Hatiku lekat di dadam
Aku di kota merendam cita
Untuk segera pulang kepadamu

Baca juga: Contoh puisi tentang alam lengkap

Related Post to Puisi Cinta (Contoh Puisi bertema Cinta Lengkap)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *