Niat Zakat Fitrah Lengkap (Pengertian, Dalil, Syarat, Hikmah)

Niat zakat fitrah – Zakat fitrah adalah zakat berupa makanan pokok (bisa juga menggunakan uang) yang dikeluarkan oleh muzakki zakat fitrah sebelum salat Idul Fitri dilaksanakan. Zakat fitrah biasa disebut juga zakat jiwa.

Niat Zakat Fitrah lengkap

Niat Zakat Fitrah Lengkap untuk Sendiri, Istri, Anak, Keluarga, ataupun Diwakilkan

Bagaimana doa zakat fitrah atau niat yang diucapkan ketika akan mengeluarkan zakat fitrah? Bagaimana doa zakat fitrah untuk diri sendiri atau niat zakat fitrah untuk keluarga? Bagimana lafal doa zakat fitrah untuk anak perempuan? Mari kita simak ulasan dari niat zakat fitrah beserta artinya berikut ini.

Doa Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri

ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْسيْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta‘ala.”

ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْسيْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta‘ala.”

Niat Zakat Fitrah untuk Istri

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺯَﻭْﺟَﺘِﻲْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku, fardu karena Allah Ta‘ala.”

Doa Niat Zakat Fitrah untuk Anak Laki-laki

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻭَﻟَﺪِﻱْ … ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku…. (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta‘ala.”

Niat Zakat Fitrah untuk Anak Perempuan

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺑِﻨْﺘِﻲْ … ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku…. (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta‘ala.”

Doa Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَنِّيْ ﻭَﻋَﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﻣَﺎ ﻳَﻠْﺰَﻣُنِيْ ﻧَﻔَﻘَﺎﺗُﻬُﻢْ ﺷَﺮْﻋًﺎ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku, fardu karena Allah Ta‘ala.”

Niat Zakat Fitrah untuk Orang yang Diwakilkan

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ (..…) ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk… (sebutkan nama spesifik), fardu karena Allah Ta‘ala.”

Doa Menerima Zakat

Bagaimana doa yang dibaca ketika manerima zakat, baik zakat mal ataupun zakat fitrah? Berikut ini merupakan bacaan doa saat menerima zakat.

آجَرَكَ اللَّهُ فِيما أعْطَيْتَ وَجَعَلَهُ لَكَ طَهُوراً وَبَارَكَ لَكَ فِيما أَبْقَيْتَ

Aajarakallahu fiimaa a’thaita wa ja’alahu laka thahuuran wa baaraka laka fiimaa abqaita

Artinya: Semoga Allah memberi pahala atas apa yang telah engkau berikan, menjadikannya penyuci bagimu dan melimpahkan berkah terhadap hartamu yang tersisa. (Diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari dan Muslim)

Pengertian Zakat Fitrah

Pengertian zakat fitrah menurut bahasa ialah zakat yang wajib dikeluarkan pada hari Idul Fitri. Sedangkan pengertian zakat fitrah menurut syari’at Islam ialah zakat yang diwajibkan bagi tiap muslim, laki-laki dan perempuan, besar dan kecil, merdeka atau budak yang memiliki kelebihan bagi keperluan dirinya dan keluarganya di hari Idul Fitri.

Zakat fitrah adalah zakat diri yang dikeluarkan oleh setiap umat Islam yang mengalami hidup pada sebagian bulan Ramadan dan sebagian bulan Syawal. Hukum mengeluarkan zakat fitrah adalah wajib yang waktunya menjelang hari raya Idul Fitri semua umat Islam, laki-laki, perempuan, besar, kecil, merdeka, atau hamba diwajibkan membayar zakat fitrah.

Ukuran takaran zakat fitrah ~ Zakat fitrah dikeluarkan sebanyak 3,1 liter atau 2,5 kg dari makanan yang mengenyangkan sesuai dengan negeri masing-masing. Bisa juga menggunakan uang yang jumlahnya sesuai dengan ketentuan badan yang mengelola zakat.

Dalil tentang Zakat Fitrah

Zakat fitrah disyariatkan pada tahun kedua Hijriah. Tepatnya dua hari sebelum berakhir bulan Ramadan tahun tersebut. Terdapat berbagai ketentuan zakat fitrah yang telah dituntunkan oleh Rasulullah Muhammad saw. Ketentuan tersebut terdapat dalam dua hadis berikut ini.

Dalil tentang zakat fitrah

Artinya: Rasulullah saw. sudah mewajibkan zakat fitrah itu yaitu dengan mengeluarkan satu gantang kurma atau satu gantang sya’ir (jewawut) atas budak dan orang merdeka, laki-laki dan perempuan, kecil maupun besar dari semua orang Islam dan Rasulullah saw. menyuruh membayarkan zakat fitrah itu sebelum orang-orang pergi menunaikan salat Idul Fitrah. (H.R. Mutafaq ‘alaih)

Dalil hadis rasulullah saw mengenai zakat fitrah

Artinya: Dari Ibnu Abbas r.a. ia berkata: ”Rasulullah saw. telah mewajibkan zakat fitrah, yang berfungsi untuk menyucikan orang yang berpuasa dari (kotoran-kotoran yang disebabkan oleh) omong kosong, dan ucapanucapan keji, dan untuk (memberi) makanan bagi orangorang miskin. Barang siapa menunaikannya sebelum salat Idul Fitrah, maka ia adalah zakat fitrah yang diterima. Barang siapa menunaikannya sesudah salat Idul Fitrah, maka diterima sebagai sedekah sunah saja.” (H.R. Abu Daud dan Ibnu Majah)

Sabda Rasulullah saw.

Dalil hadis tentang zakat fitrah

Artinya “Dari Ibnu Umar r.a. berkata: Rasulullah saw. telah memfardukan zakat fitri, yaitu mengeluarkan satu gantang kurma, atau satu gantang syai’r, atas budak dan orang merdeka, laki-laki dan perempuan kecil dan besar dari segenap orang Islam”. (H.R. al-Bukhari :1407/Muslim : 1639).

Dalil hadis tentang zakat fitrah - Niat Zakat Fitrah Lengkap

Artinya: ”Rasulullah saw. Telah mewajibkan zakat fitrah untuk membersihkan diri orang-orang yang berpuasa dari perbuatan yang tidak berguna dan perkataan yang kotor serta untuk memberi makanan kepada orang-orang yang miskin.” (H.R. Abu Dawud)

Dari keempat hadis tersebut kita dapat mengetahui berbagai ketentuan zakat fitrah. Ketentuan-ketentuan itu meliputi rupa zakat fitrah, waktu pengeluaran, orang yang wajib mengeluarkan zakat fitrah, dan orang yang berhak menerimanya.

Yang Bisa digunakan Untuk Membayar Zakat Fitrah

Zakat fitrah dikeluarkan berupa makanan pokok yang lazim dikonsumsi oleh masyarakat setempat. Hal ini terlihat dari ketentuan kurma atau jewawut yang diperintahkan oleh Rasulullah kepada kaum muslimin Madinah waktu itu.

Dengan ketentuan ini kita dapat melaksanakan zakat fitrah dengan bahan makanan pokok yang sering kita makan. Bagi mereka yang menggunakan beras sebagai makanan pokok, zakat yang dikeluarkan berupa beras. Bagi mereka yang menggunakan sagu sebagai makanan pokok, sagu dikeluarkan sebagai zakat fitrah.

Sebagian ulama berpendapat bahwa zakat fitrah dikeluarkan menurut bahan makanan pokok mereka yang akan menerimanya. Misal, muzakki adalah orang Maluku yang biasa makan sagu. Adapun mustahiq yang akan diberi adalah perantauan berasal dari tanah Jawa yang terbiasa makan beras. Dalam keadaan ini, meskipun muzakki biasa makan sagu, zakat fitrah yang dikeluarkan sebaiknya adalah beras karena yang akan menerima adalah orang Jawa yang terbiasa makan beras.

Syarat Zakat Fitrah

Seorang muslim yang akan mengeluarkan zakat fitrah hendaklah memerhatikan hal-hal sebagai berikut.
1) Islam.
2) Ada sebelum terbenamnya matahari penghabisan bulan Ramadan.
3) Mempunyai kelebihan harta dari pada keperluan makanan untuk dirinya sendiri dan keluarganya.

Waktu Membayar Zakat Fitrah

Zakat fitrah ini dapat dibayarkan sejak awal bulan Ramadan secara ta’jil (dengan lebih cepat) sampai dengan hari idul fitri sebelum melaksanakan Salat Idul Fitri. Berikut ini akan dikemukakan beberapa waktu pembayaran zakat fitrah sebagai berikut.

  1. Mulai awal bulan Ramadan hingga hari terakhir bulan Ramadan. Hal ini berarti kita boleh mengeluarkan zakat fitrah sejak awal bulan Ramadan. Hanya saja, mengeluarkan zakat pada waktu ini dipandang kurang baik karena terlalu jauh dari waktu yang ditentukan oleh Rasulullah saw.
  2. Mulai magrib akhir Ramadan hingga pagi hari Idul Fitri. Waktu ini lebih baik dari waktu pertama. Meskipun demikian, pada praktiknya, sebagian besar umat Islam melaksanakan zakat fitrah pada waktu ini.
  3. Mulai Subuh hari Idul Fitri hingga sesaat sebelum salat. Inilah waktu terbaik sebagaimana perintah Rasulullah saw.
  4. Setelah salat Idul fitrah. Adapun makanan pokok yang dikeluarkan setelah salat Idul Fitri tidak lagi termasuk zakat fitrah.

Terlepas dari pembagian waktu menurut para ulama tersebut, dua hal penting terkait waktu mengeluarkan zakat harus kita pegang. Pertama, zakat fitrah dikeluarkan sebelum salat Idul Fitri. Kedua, diusahakan mendekati hari Idul Fitri karena terkait dengan tujuan dikeluarkannya zakat fitrah, yaitu memberi makan fakir miskin hingga mereka dapat bergembira pada hari Idul Fitri.

Manfaat Zakat Fitrah

Zakat fitrah bermanfaat sekali bagi diri sendiri dan orang lain. Manfaatnya antara lain:
1) membersihkan diri dari sifat kikir dan akhlak yang tercela,
2) meringankan beban para fakir miskin,
3) menumbuhkan sikap persaudaraan antara sesama muslim, dan
4) sebagai ucapan syukur kepada Allah swt.

Hikmah Zakat Fitrah

Setiap bentuk ibadah yang disyariatkan oleh Allah swt. dan rasul-Nya tentu memiliki hikmah yang sangat besar. Demikian pula dengan zakat fitrah. Zakat fitrah memiliki hikmah yang sangat besar bagi diri orang yang mengeluarkan maupun orang yang menerimanya.

  • Bagi orang yang mengeluarkan, zakat fitrah menyucikan diri mereka dari kotoran-kotoran yang merusak puasa. Kotoran yang dapat merusak puasa antara lain omong kosong dan ucapan keji yang mungkin tanpa sadar dilakukan. Zakat ini membantu menyempurnakan pahala puasa. Dengan demikian selepas Ramadan, orang yang berpuasa dapat suci dari dosa sebagaimana bayi yang baru saja dilahirkan.
  • Bagi orang yang menerima, zakat fitrah memberikan kebahagiaan dalam menyambut kemenangan pada akhir Ramadan. Setelah berpuasa sebulan penuh, kita berbahagia dengan datangnya hari kemenangan. Kebahagiaan akan semakin lengkap saat kita dapat merayakannya dengan makanan dan minuman yang disantap bersama keluarga.

Muzaki Zakat Fitrah

Muzakki adalah orang yang mengeluarkan zakat. Dalam hal ini, muzaki zakat fitrah harus memenuhi beberapa syarat berikut ini.

  1. Beragama Islam, baik laki-laki atau perempuan, dewasa atau anak-anak, dan merdeka atau budak.
  2. Orang itu hidup pada hari terakhir bulan Ramadan. Memiliki kelebihan makanan yang cukup untuk dirinya dan mereka yang menjadi tanggungannya serta untuk dikeluarkan sebagai zakat. Apabila memiliki makanan tetapi hanya cukup untuk dirinya dan mereka yang menjadi tanggungannya, ia tidak wajib mengeluarkan zakat.

Mustahiq Zakat Fitrah

Mustahiq artinya orang yang berhak menerima zakat fitrah. Dalam hal ini terdapat dua pendapat di kalangan para ulama.

  • Pertama, mustahiq zakat meliputi semua golongan yang berhak mendapatkan zakat sebagaimana tercantum dalam Surah at-Taubah [9] ayat 60. Mustahiq zakat fitrah menurut pendapat pertama ini adalah orang-orang fakir, miskin, amil zakat, mualaf, hamba sahaya, orang yang terjerat utang, untuk berjuang di jalan Allah, dan ibnu sabil atau musafir. Semua golongan tersebut berhak mendapatkan bagian dari zakat fitrah.
  • Kedua, mustahiq zakat fitrah terbatas pada fakir miskin saja. Pendapat ini merujuk pada hadis tersebut di depan. Secara umum, pendapat kedua ini lebih diterima oleh umat Islam. Hal ini mengingat zakat fitrah ditujukan untuk membantu kaum fakir miskin seperti tersebut dalam hadis Rasulullah.

Related Post to Niat Zakat Fitrah Lengkap (Pengertian, Dalil, Syarat, Hikmah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *